Bersyukur, Bisa Mencegah dari Berbagai Penyakit

loading...




Kalau orang tua pernah mengatakan, syukuri saja yang ada, ternyata itu bukan kata-kata biasa. Bersyukur ternyata bisa membedikan dampak psikologis, bahkan bisa mencegah dari berbagai penyakit, tidak hanya penyakit kejiawaan, tapi juga penyakit fisik lain.

Rasa syukur melatih seseorang untuk menerima keadaan serta apa yang saat ini ia miliki, dan terus berusaha untuk menggapai yang tengah ia tuju. Ini berkebalikan dengan orang yang suka mengeluh, karena merasa hidupnya serba sengsara. Menerima keadaan membuat seseorang tidak serta merta membandingkan hidupnya dengan orang lain, yang menurutnya lebih baik.

Kurang bersyukur bisa memicu perasaan iri, sehingga membuat fikiran dikuasahi hal-hal negatif. Selain itu, kurang bersyukur juga bisa membuatnya terus-terusan mengeluh. Mengeluh adalah hal yang manusiawi, namun jika dilakukan terus menerus, membuat kondisi psikologis dan kesehatan fisiknya terganggu.

Salah satu penyakit fisik yang sering muncul karena tidak menerima keadaan, atau kehidupan yang tengah dijalani, adalah stres ringan dan sakit perut karena asam lambung meningkat. Stres adalah pemicu utama peningkatan asam lambung, selain faktor makanan. Stres dalam waktu lama bisa menimbulkan depresi, sehingga bisa membuat seseorang melakukan hal-hal diluar dugaan, seperti mencuri dan bunuh diri.

Selain itu, penyakit yang mengintai karena stres akut disebabkan tekanan hidup adalah tekanan darah naik, ia akan mudah pusing dan besar kemungkinan sampai terserang stroke. Tentu jika sudah pada tahap ini, bisa membahayakan jiwa. Tidak menyangka bukan betapa bersyukur itu penting?


Bersyukur itu adalah upaya menerima hidup apa adanya, melihat sisi positif dibandingkan sisi negatifnya. Tidak perlu merasa rendah diri karena memang tidak bisa seperti orang lain, syukuri apa yang dijalani. Tidak perlu iri hati dengan hidup orang lain, syukuri saja apa yang kita miliki. Tidak perlu terlalu fokus pada hal-hal negatif dalam hidup, sehingga menyebabkan beban fikiran bertambah, syukuri saja hal-hal positif yang masih ada, meskipun kecil.

Penulis : Fellisa
Editor : Falasifa


loading...

Post a Comment

0 Comments