Kamu Pernah Menyesal Setelah Masturbasi? Baca ini!

loading...
Beberapa remaja menyampaikan bahwa mereka merasa menyesal setelah melakukan masturbasi, awalnya sangat menggebu, namun setelah klimaks dan sperma berceceran, ada rasa sesal tersendiri. Hal inilah yang memberikan perbedaan psikologis yang kontras ketika sebelum dan setelah masturbasi.

loading...
Perlu diingat, masturbasi adalah upaya mengeluarkan sperma dengan tangan atau alat bantu lain, dengan tujuan mendapatkan kenikmatan dan melampiaskan hasrat. Hal yang berbeda akan dialami oleh pasangan suami istri, suami tidak akan menyesal setelah mengeluarkan sperma, karena mereka merasa telah melakukan hal yang sesuai dengan norma dan tuntunan agama. Sementara orang yang melakukan masturbasi, merasa telah melanggar norma tersebut.

Sperma sendiri akan keluar secara alamiah setiap 7-12 hari sekali, tidak sama setiap orang. Bahkan ada yang keluar dua kali dalam sebulan. Itu menunjukkan jika keluarnya sperma merupakan siklus alamiah, entah melalui mimpi yang sering kita kenal dengan mimpi basah, atau saat buang air besar. Ada juga yang keluar secara bersamaan ketika buang air kecil. Sehingga ada cairan yang sedikit lengket.

Selain sperma, yang rutin keluar ada semen. Lengket semacam sperma namun bening. Semen bisa keluar ketika lelah, atau ketika sedang “tegangan tinggi” karena suatu hal. Biasanya menyisakan bercak putih di celana dalam. Ketauhilah, bahwa baik semen maupun sperma, keduanya memiliki siklus alami kapan akan keluar.

Sehingga untuk meminimalisir perasaan bersalah, cobalah kurangi intensitas masturbasi, jika tidak bisa menahannya sama sekali. Minimal adalah empat hari jaraknya. Kenapa? Karena sperma memang butuh pematangan. Secara sains, sperma matang dalam 20 hari untuk siap membuahi sel telur perempuan. Jika memungkinkan 6 hari sekali, sebelum siklus alamiah keluarnya.

Upayakan masturbasi bukan saja karena terbawa hasrat seksual, tapi memang upaya untuk mengularkan sperma, sebagaimana kencing yang harus kita lakukan. Namun bedanya siklusnya lebih lama, karena sperma bukanlah limbah dalam tubuh. Sperma adalah sumber energi dan cairan yang memiliki kandungan multikompleks.

Psikologi.my.id
loading...

Post a Comment

0 Comments