Cara Membedakan Top Tulen dengan Top Abal-abal

loading...



Dalam dunia pelangi, istilah role menjadi sesuatu yang kerap menjadi perbincangan, sekaligus untuk mengidentifitasi pada posisi apakah ia akan berperan dalam sebuah hubungan asmara.

Meski kadang-kadang role hanya disederhanakan dalam menentukan posisi saat berhubungan seksual.

Namun dalam realitas dunia pelangi, tidak semua mau mengakui rolenya sebagai bottom. Sehingga banyak yang mengaku top, atau minimal vers. Mengakui diri sebagai bottom dianggap merendahkan dirinya, padahal itu justru membuat role lain kecewa.

Baru ketahuan ketika berhubungan intim, ketika mereka yang awalnya mengaku top justru minta digenjot oleh pasangan bottomnya. Itu ciri yang mudah ditemui, namun ada ciri lain yang bisa diidentifikasi. Simak ulasannya :

Sebagai penanda sebuah hubungan, role sebenarnya lebih sebagai identitas psikologi, bukan identitas saat berhubungan seksual. karena dalam berhubungan seksual, masing-masing bisa memanfaatkan organ reproduksinya. Meskipun bottom, selama ia memiliki penis, ia bisa melakukan penetrasi.

Role lebih pada peran dalam menjalin hubungan asmara. Beginilah tipe bottom yang mengaku menjadi top.

Pertama, menguntit cerita mantan kamu
Ketika kalian berkenalan, dan kamu mengaku bottom, pasti dia akan tanya apakah kamu punya mantan? Tentu mantanmu seorang top kan? pertanyaan itu menjadi tak wajar karena dia menanyakan apakah pernah berhubungan intim, sampai menanyakan seberapa besar penis mantanmu.

loading...
Tentu secara logika itu aneh, untuk apa seorang top sebegitu penasarannya dengan sesama top? Bisa jadi role aslinya adalah bottom. Jadi, meski dia mengaku top, kamu serasa sedang ngrumpi dengan sesama bottom.

Kedua, cerewet
Apakah seorang top tidak boleh cerewet? Hmm.. sangat jarang top yang cerewet, kalaupun ada itu tipe noisy. Namun cerewetnya top biasanya hanya pada orang yang ia sayang, tidak sembarang cerewet.

Saking cerewetnya, ia terlihat sangat rumpi. Apa yang ia temui sedikit-sedikit diposting ke sosial media, punya masalah dengan orang sedikit-sedikit diposting ke sosial media. Apakah kamu yakin yang seperti ini top tulen?

Ketiga, show up
Top itu umumnya stay cool. Memang bukan berarti semua yang show up adalah bottom, ada juga top yang show up. Namun biasanya itu berkaitan dengan profesi, misalkan dia pekerja seni atau pekerja kreatif. Dia tidak show up seperti tim hore.

Keempat, gampang marah/sensitif
Marah? wajar dong. Namanya juga manusia. Namun kelewat sensitif? Kan aneh. Malah kamu harus sering mengalah, padahal dia top. Kamu harus lebih sering ngertiin, mengalah, bahkan kadang harus menenangkan. Intinya, dia selalu benar dan kamu selalu salah, kayak cewek banget kan?

Kelima, manja overfell
Top manja? Ada kok. Namun manjanya top itu lebih dalam rangka menggoda bottomnya, alias manja jahil/nakal. Bukan manja overfell layaknya seorang cewek minta dingertiin, disayang, sampai diperlakukan layaknya sang putri, kan?

Nah, apakah lima sikap di atas pernah kamu temui pada seseorang yang mengaku dirinya top?
loading...
loading...

Post a Comment

0 Comments