Pipis Saat Digenjot. Pengalaman ML Pertama Kali

loading...



Hei gays, aku mau ceritakan pengalaman ML atau making love pertamaku setelah aku memberanikan diri memiliki seorang yang kusebut boyfriend.

Usia kami terpaut dua tahun. Dia lebih tua. Jika ini pengalaman pertamaku, tapi tidak dengannya. Dia udah 3x pacaran.

Seperti halnya pasangan kekasih, kami memutuskan role masing-masing yaitu aku sebagai bot dan dia topnya.

Awalnya hubungan kami landai-landai saja. Bahkan seminggu setelah jadian kami masih canggung banget. Baru setelah itu kami berani kissing dan minggu kedua akhirnya kami ML.

loading...
Ini hal baru banget bagiku. Untungnya dia udah terbiasa. Dia siapin kondom dan pelumasnya. Komplit beserta permen mint.

Kami kissing dulu, necking dan foreplay. Dia berulang kali endus telingaku, memelintir putingku yang membuatku terasa amat geli. Intinya menyiapkan moodku sampai siap digenjot.

Akhirnya aku pasangin kondom di penisnya dan kulumuri pelumas, rasanya romantis banget pas waktu aku masang kondom di penisnya.

Lubangku juga kulumuri pelumas. Jujur aja aku takut apalagi waktu membaca artikel-artikel tentang sodomi yang sampai berdarah. Tapi dia menyakinkan bahwa kalau dilakukan pelan dan diberi pelumas akan aman aja.

Akupun ngikutin. Memang ada sedikit keanehan saat penisnya memasuki lubang anusku. Hanya sedikit terasa ada tekanan pada lubang terutama bagian samping yang agak melebar.

Sedikit sakit alias panas, namun rasa itu mereda ketika kepala penisnya masuk sempurna, dan agak sakit lagi ketika ia geser sedikit keluar.

Sekitar lima menit dia membiarkan penisnya tertanam di anusku sambil kami berciuman dan dia memlintir putingku.

Aku merasa sedikit bisa beradaptasi, ketika ia menggesekkan penisnya maju mundur, aku mulai terbiasa. Sesekali ada sentuhan nikmat yang membuat penisku bergetar dan ngaceng banget.

Pelan-pelan dia lakuin itu, lalu semakin cepat dan aku mulai kurang nyaman di perut, namun mulai muncul rasa enak. Gimana ya rasanya, gak enak tapi nyaman. Duh bingung deh.

Kami berganti posisi, saat aku dipangkunya dan kami saling berhadapan, rasa nikmat mulai terasa. Meskipun harus aku yang lebih banyak aktif karena posisinya aku dipangku, tapi rasanya enak sekali.

Saking enaknya sampai aku merasakan basah hangat di sekitar kami dan itu merembes ke kasur. Apa ini? Astaga ternyata aku pipis.

Tadi saat mau ml aku memang ingin pipis, tapi belum sempat. Tentu saja dalam keadaan ngaceng maksimal, pipisku juga tidak bisa mengalir deras seperti halnya kondisi normal.

Bfku mengira aku klimaks karena beberapa kali ia merasa ada sesuatu muncrat mengenai perutnya, namun encer dan hangat. Tidak mungkin kalau peju, karena peju itu agak kental.

Apalagi keluarnya banyak. Kasurnya pun jadi basah dan pesing, duh mana ini kasur hotel lagi. Kan malu kalau sampai dikira ngompol?

Namun kami masih melanjutkannya sampai masing-masing dari kami klimaks.

By eca

loading...

Post a Comment

0 Comments