5 Alasan Orang Selingkuh, Pernahkah Kamu Mengalami?

loading...
Kenapa seseorang selingkuh? Ini sangat penting dibahas, karena kerap kali selingkuh dianggap karena faktor eksternal. Padahal tidak selalu demikian.

Selingkuh terjadi karena banyak faktor, baik eksternal maupun internal. Selain itu, selingkuh juga dibedakan dalam dua jenis. Perselingkuhan primer dan sekunder.

Jika dirangkum ada 5 alasan kenapa orang selingkuh, dimulai dari yang paling umum terlebih dahulu.

1. Seorang player

Player atau pemain adalah sebutan untuk mereka yang kecenderungan mendapatkan kepuasaan lahir dan batin dengan banyak pasangan. Tipe seperti ini kerap disebut buaya darat.

Namun, tipe seperti ini mudah sekali terbaca. Bahkan sudah menjadi hal yang umum dipahami. Maka jika menjalin hubungan dengan tipe ini, jangan mengharapkan kesetiaan. Mungkin dia tertarik denganmu dalam jangka waktu tertentu.

2. Tergoda yang lain

Tergoda tidak harus ada yang menggoda lho. Ini masuk kategori perselingkuhan sekunder. Orang yang selingkuh secara sadar memiliki pasangan dan komitment, namun hanya ingin "penyegaran".
loading...

Ia mungkin akan selingkuh dengan misalnya, kencan atau berhubungan intim, namun hanya sebatas itu. Soal rasa sayang yang lebih besar tetap dengan pasangan yang diajak berkomitmen.

Karena sifatnya perselingkuhan sekunder, itu lebih ketidakmampuan dia mengontrol hasrat dan nafsunya. Biasanya dia akan menyesal, apalagi jika akhirnya berpisah dengan pasangan sah atau yang diajak berkomitmen.

3. Ikatan emosional masa lalu

Bagaimana jika pasanganmu selingkuh dengan mantan pacarnya? Mantan pacarnya itu lebih dulu dia kenal dibanding kamu dan mereka juga sudah menjalani banyak hal indah sebelum bersamamu.

Jenis selingkuh ini masih kategori perselingkuhan sekunder. Misalnya ketika reuni teman sekolah, meski masing-masing sudah berkeluarga, mereka bisa saja terlibat hal intim.

Misalnya kencan berdua atau bahkan berhubungan intim. Namun setelah itu mereka sadar jika itu hanya memori masa lalu.

Mereka akan menyadari kesalahannya dan tak akan mengulanginya. Secara batin, jika harus memilih tentu mereka akan tetap memilih pasangan sah atau keluarganya.

Hanya saja, dia akan dihinggapi rasa bersalah berkepanjangan. Sekalipun tidak ada orang lain yang tahu perselingkuhan mereka berdua.

4. Tekanan batin

Kasus ini banyak terjadi dalam perjodohan. Si A sebenarnya sudah menjalin hubungan saling suka dengan si B, hanya saja dia dijodohkan sama si C.

Meski akhirnya menikah dengan si C, hubungan si A dan B bisa saja berlanjut, atas nama perasaan itu tadi. Bagaimanapun, hubungan si A dan B akan dianggap selingkuh.

Ini masuk kategori perselingkuhan primer. Sangat berat berada dalam posisi ini karena ada tekanan batin yang kuat. Apalagi jika sosok yang menjadi jodohnya sangat bertolak belakang dengan sosok yang menjadi kekasihnya.

Belum lagi jika ada ancaman secara fisik atau bahkan kekerasan.

5. Menemukan kenyamanan yang lain

Perselingkungan karena faktor internal, yang juga masuk kategori perselingkuhan primer adalah ketika seseorang menemukan kenyamanan yang lain.

Itu terjadi karena ada keretakan hebat di dalam hubungan dua orang tersebut. Sementara, saat kondisi yang kurang nyaman itu, ada sosok hero yang membuatnya menjadi sandaran lain.

Sosok hero itu biasanya paling sering teman kerja, untuk perempuan karir. Sayangnya seringkali yang dipersalahkan adalah teman kerja tersebut. Padahal faktor utamanya adalah keretakan internal.

Pada suasana seperti ini bisa jadi akan terjadi perceraian. Karena kehilangan rasa nyaman itu adalah level yang berat, dibanding kehilangan materi.

Selain itu, rasa nyaman juga sulit dikembalikan. Butuh waktu yang lebih lama, itupun belum tentu berhasil. Mereka yang memilih bertahan biasanya akan mengalami tekanan batin, depresi yang luar biasa.


loading...

Post a Comment

0 Comments