3 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Berwirausaha, Jika Belum Dipersiapkan Jangan Nekat, Lebih Baik Kerja dulu dengan Orang Lain

loading...

Banyak orang ingin berwirausaha, entah sebagai pekerjaan utama atau pekerjaan sampingan di samping pekerjaan utamanya.

Namun memulai usaha tidaklah mudah. Selain mindset yang harus dirubah, bahwa berwirausaha berarti menjadi bos atas pekerjaan sendiri, ada 3 hal mendasar yang harus dipersiapkan. Apa itu?

Pertama, disiplin pada diri sendiri

Saat konsultasi pekerjaan/karir, banyak psikolog menyarankan agar sementara bekerja sebagai karyawan di bawah seorang leader. Meski yang bersangkutan ingin sekali membangun usaha sendiri.

Kenapa disarankan demikian? Ternyata yang bersangkutan tidak memiliki habit disiplin yang baik, setidaknya lewat analisis tes psikologi yang ia isi.

Menjadi seorang wirausahawan harus disiplin. Disiplin waktu dan pekerjaan. Harus ulet. Kenapa? Karena tidak ada bos di atasnya, tidak ada yang menekan. Sehingga ketika malas-malasan pun tidak ada yang memarahinya.

Habit ini membuat banyak wirausahawan pemula gagal menjalankan bisnisnya, karena ya kurang tekun, ulet pada usahanya sendiri. Masih belum bisa memimpin dirinya sendiri.

Dia tipe yang masih harus dibimbing oleh seorang leader yang memberikan arahan dan kadang-kadang tekanan.

Dahlan Iskan, salah satu pengusaha Indonesia, dalam berbagai forum bisnis misalnya, menyarankan agar bekerja di suatu perusahaan yang bisa mementori dengan baik.

Karena meski jadi pegawai, ada proses pembelajaran yang bisa didapat mulai dari mengelola manajemen hingga menjalin komunikasi dengan jaringan yang lebih luas.

Nah, jika kamu ingin berwirausaha, sudahkah kamu disiplin sama diri sendiri? Sudahkah kamu menjadi pemimpin untuk diri sendiri?

Kedua, wawasan soal usaha yang dijalankan

Ya. Wajib hukumnya memiliki wawasan soal bidang yang dijalankan. Bukan wawasan bisnisnya, namun wawasan soal produk atau jasa yang sedang dijalankan.

Harus banyak membaca literatur, berbincang dengan yang ahli dan upgrade pengetahuan.

Karena memiliki wawasan yang baik tentang produk atau jasa dari usaha yang dijalankan, ketika berbincang pun terlihat menyakinkan dan profesional. Ini bisa menjadi nilai tambah untuk memajukan usaha.

Ketiga, jaringan atau relasi

Usahamu harus berkembang, maka harus menjalin relasi dan membuka jaringan. Baik individu atau institusi.

Harus open minded dan humble, karena inilah pintu menjalin pertemanan.

Namun tidak harus langsung mempromosikan produk atau jasa yang ditawarkan. Jalin keakraban dulu, bincang santai dulu, seiring waktu orang juga akan tahu bahwa kita punya bisnis di bidang A misalnya. 

Maka ketika suatu saat mereka membutuhkan produk atau jasa, sangat mungkin akan menghubungi relasi yang sudah akrab dengan mereka.

Selain itu, menjalin relasi juga bisa dibangun lewat silatuahmi. Berkunjung ke banyak orang yang punya posisi strategis. Bukan untuk promosi produk atau jasa, untuk saling kenal dulu.

Namun bagaimana kenalnya? Kan lucu kalau tiba-tiba bertamu lalu mengajak kenalan. Nah, dalam hal ini kita bisa menjadikan komunitas atau organisasi sebagai kendaraan.

Komunitas atau organisasi yang bersifat sosial kemasyarakat pada intinya adalah wadah komunikasi yang efektif untuk menjalin relasi, dan secara tidak langsung itu menjadi nilai tawar lebih bagi kita.

Oke, itu 3 hal yang harus dipersiapkan dan diupayakan ketika kamu ingin menjadi wirausahawan. Jika sudah memenuhi kriteria ketiganya, cus deh berbisnis. Semoga sukses ya.



loading...

Post a Comment

0 Comments