Kesetiaan semu di dunia pelangi

loading...



Kisah #8 series dari hotel ke hotel

"Gu... e,, se...benar...nya...pu..pu...nya bf," akunya saat sedang kesetubuhi.

Karena sembari mendesah nikmat, kalimatnya terputus-putus.

Klienku hari itu bercerita tentang bfnya saat kami sedang making love.

Bfnya adalah pure top, tapi tak pernah bisa memuaskannya di ranjang.

"Kalau ukuran penis gue sih gak masalah, gak harus yang gede, tapi yang gue pengen bisa dienakan dalam durasi yang lama," jelasnya setelah kami bersetubuh.

Di dekat perapian, kami berbincang banyak hal. Karena lokasi guest house jauh dari kos, maka aku menginap untuk malam ini.

"Apa ini gak bisa dibilang selingkuh?" tanyaku.

"Ya enggak lah, gue cuma making love sama kamu, gak ada ikatan apapun," jawabnya, lalu ia teguk segelas lemon tea dan mendekat ke arahku.

Ia raba penisku dan dengan penuh antusias menjilati, mengulum dan memainkannya. Dia terlihat penuh nafsu.

loading...
Malam itu, sebelum mata kami terlelap, persetubuhan kembali terjadi. Boti itu seperti dimabuk kepayang, saat posisi doggy, genjotanku bisa membuatnya klimaks dan spermanya pun tumpah di lantai.

"Puas banget," bisiknya, lalu tubuhnya lunglai, jatuh dan berebah di ranjang.

Tangannya meraih tangaku dan memintaku tidur memeluk dari belakang. Sepertinya dia haus kasih sayang.

Aku pun juga lelah, tertidur lelap sembari memeluknya semalaman.

Sebelum subuh, aku terbangun, tangaku kesemutan. Boti itu masih terlelap sambil tangannya memegang penisku yang masih berselimut kondom.

Aku lupa belum mengambilnya, semalam setelah boti ini klimaks, aku langsung mencabut penisku dari lubang anusnya, dan karena saking lelahnya aku pun juga tertidur.

Kisah #9- selanjutnya

loading...

Post a Comment

0 Comments