Apakah oral bisa menularkan HIV/AIDS?

loading...



Virus HIV menjadi momok banyak orang, terutama mereka yang melakukan perilaku beresiko seperti gonta ganti pasangan seksual, suntik narkoba, hingga anal seks.

Namun ada pertanyaan, apakah oral seks juga bisa menularkan virus HIV?

Selama ini, dalam hubungan LSL (Lelaki seks lelaki) memang direkomendasikan untuk menggunakan kondom menghindari penularan virus HIV.

Ketika tidak menggunakan kondom, virus bisa masuk melalui cairan sperma. Meskipun resiko ada pada kedua belah pihak, baik top ataupun bottom.

Hal yang sama pun sebenarnya juga terjadi ketika oral seks, apalagi ketika sperma keluar di dalam mulut dan sebagian tertelan.

Sayangnya hal ini kurang disadari, khususnya bagi para mereka yang pernah melakukan oral atau mengoral penis pasangannya.

Seperti kita tahu, virus HIV bisa menular melalui darah dan sperma, air liur tidak termasuk. Sehingga dalam oral seks, pihak yang mengoral lebih beresiko dibanding yang dioral.

loading...
Sebenarnya kondom didesain untuk menahan sperma dalam berbagai kegiatan hubungan seksual.

Beberapa produsen kondom memproduksi kondom rasa buah atau rasa lainnya untuk memberikan sensasi oral yang aman.

Itu berarti oral seks pun juga perlu menggunakan kondom untuk meminimalisir segala resiko IMS (Infeksi menular seksual) salah satunya virus HIV.

Jadi mulai sekarang keep safety atau jaga keamanan, termasuk ketika melakukan oral. IMS tidak hanya virus HIV, ada banyak infeksi lain yang mungkin terjadi.

Dampak langsung ketika sperma tak sehat tertelan bisa menyebabkan infeksi di area tenggorokan hingga usus besar. Resiko terbesarnya ya tertular virus HIV.

Sebarkan informasi ini untuk saling menjaga satu sama lainnya.
loading...

Post a Comment

0 Comments