Topku gak kuat nyodok, ternyata 1mp0tent

loading...



"Kenapa belum tegang?"

"Udah."

Tapi masih lumer, belum keras kayak kayu, kalau gini gimana bisa genjot? Jangankan genjot, masuk aja kesulitan.

Akhirnya kita cuma cuddle dan aku coliin dia sampe klimaks, aku heran aja kenapa penisnya lumer gitu, padahal dia bilang udah ngaceng maksimal, tapi rasanya kayak baru setengah.

-00-

"Impotensi itu ada tahapannya, jadi tidak langsung mati rasa," jelas dokter spesialis.

Setelah dirunut, bfku memang punya beberapa penyakit bawaan, ditambah dia pernah jatuh dari sepeda motor dan itu memengaruhi kondisinya.

Penisnya bisa tegang, tapi hanya sampai berdiri, tidak keras kayak umumnya penis tegang, bahkan pas ereksi gitu dipencet aja masih bisa, padahal kalau penis ereksi kan kaku banget kayak kayu.

Bahkan dibandingin punyaku, lebih kaku punyaku, padahal aku boti, yang gak punya desire buat jadi top.

-00-

Setelah konsultasi itu, dia terlihat cemas, mungkin sedang mengalami inferiority compleks.

Selama ini having fun emang bukan tujuan utama kami, selama 4 bulan bf an, aku emang belum pernah "dijamah" dia, ya karena penisnya gak bisa masuk, terlalu lemah dan lumer gitu.

Aku sih gak terlalu masalah, cuma sesekali aja fantasi bisa dudukin penisnya dan bergoyang manja sambil putingku dipelintir kayak sama bf sebelumnya.

Tapi keinginan itu biasanya hilang pas spermaku keluar saat dikocokin dia sambil dikenyot putingku dari belakang. Gitu aja udah cukup.

"Maafin gue ya," ucapnya.

"Udahlah, sekarang fokus aja ke penyembuhanmu, olahraga biar selalu fit," jawabku menguatkan.

Bfku punya penyakit jantung, dia sering capek, ngos-ngosan, ternyata pada kondisi tertentu bisa memengaruhi tranmisi darah menuju ke area penisnya sehingga meskipun tegang tapi tidak bisa keras dan kaku.

Padahal gairahnya masih tinggi, menurut dokter impotensi emang ada tahap-tahapnya, tahap paling parah ketika penis tak bisa ereksi atau ngaceng, saat itu kondisi kesehatan juga memburuk dan gairah juga menurun.

Dokter juga mengingatkan jika perubahan pola hidup bisa membuatnya kembali mendapatkan "keperkasaan", namun jangan sampai stress.

loading...
Dia selalu takut aku pergi meninggalkannya karena tak bisa mendapatkan kepuasan seksual.

"Kalau kamu mau pergi, gpp kok," ucapnya.

"Kamu ngomong apaan sih? Emang aku boti apaan yang ninggalin bfnya untuk kontol yang lain," jawabku dengan kesal.

Memang sih, kalau ditanya kurang puas, ya tentu ada perbedaannya dibandingkan bfan sama top yang kontolnya kuat.

Tapi gairah itu fluktuatif, kadang menggebu, kadang pas sperma udah keluar mood kembali stabil atau bahkan down mood.

Aku tak menampik perasaan kalau diewe itu enak, apalagi dengan posisi aku berada di atas, dudukin kontol dan aku bebas menggoyangkan pantat mencari titik posisi kenikmatanku sendiri.

Hal yang sekarang gak bisa kudapatkan dari topku karena penisnya yang lemah, tapi apa relasi hanya soal itu?

Aku selalu dukung dia untuk terus berpola hidup sehat, berpikir positif dan menjalin relasi seperti umumnya kekasih.

Namun dari ke hari, justru perilakunya yang berubah, dia merasa rendah diri, dan setiap ucapan direspon dengan negatif.

"Kita putus aja ya," tegasnya suatu ketika.

"Ha????" aku kaget.

Aku berulang kali menolak dan meminta alasan tapi justru dia membentakku sampai aku gemeteran.

"Kamu udah tau alasannya!!!" teriaknya.

Lalu dia pergi gitu aja, aku nangis di sudut kamar, sesenggukan semalaman. Sumpah sakit banget rasanya diputusin.

-00-

Tak ada yang tahu jika dia impotent, termasuk circle kami, tapi aku selalu bingung kenapa aku putus sama rio? Ada masalah apa?

Apa aku harus menjelaskan semuanya, tidak kan? Aku cuma bilang kami gak cocok aja. Tapi jawaban itu gak pernah memuaskan mereka.

Sampai semuanya bocor, rio sendiri yang cerita ke mereka. Tapi justru aku yang disidang dan dituding gak bisa nerima rio apa adanya.

Makin sakit hati rasanya, padahal rio lah yang mutusin aku, bukan sebaliknya.

-00-

"Arghh.. Enak..yan," desahku sambil menggerakkan pinggul.

Aku tak bisa terus hanyut dalam kesedihan, aku buka aplikasi dan kenalan dengan top bernama Iyan.

Aku tak berminat menjalin relasi seperti bfan, aku cuma mau having fun, iyan menyanggupi karena dia pun juga malas bf an.

Tapi setelah hampir sejam aku diewe sama iyan dalam berbagai posisi, aku jadi sadar bahwa sebagai boti aku lebih membutuhkan ini.

Aku malah lega karena rio memutuskanku, sehingga aku bisa bebas mencari kenalan lagi, meski teman-teman circle kami mengira aku yang gak bisa nerima rio apa adanya.

By dira
loading...

Post a Comment

0 Comments