Top yang gak pernah mau nyodok - kisah pelangi

loading...




"Kamu B apa T?"


"T."


"Owh."


"Tapi aku gak mau nyodok ya."


-00-


Terus kalau gak mau nyodok kenapa nunjukin role? Batinku.


Namun aku masih tetap melanjutkan perkenalanku sama endruw, soalnya dia cakep, siapa tau karena kedekatan nantinya dia mau nyodok.


Sementara aku nerima aja apa yang dia ucapin, kita jalani relasi dulu dan aku gak mempertanyakan apa alasan dia gak mau nyodok.


Padahal, hmm… aku pengen disodok sama dia.


-00-


Karena semakin dekat, kami pun bf an, jalan dua bulan, aku mulai memberanikan diri bertanya. Lagian, buat apa bf an kalau gak ngewek?


"Kan aku udah bilang gak mau nyodok," kekeh endrew


"Ya, tapi apa alasannya? Kita kan pacar?" desakku.


"Emang pacar harus gituan ya?"


"La terus?"


"Kamu ternyata orientasinya kesitu ya?"


"Aku pengen banget diewek sama kamu, pengen nyepong kontol kamu juga, ayang."


Endruw tak membalas, sampai aku ketiduran malam itu.


-00-


Keesokan harinya, aku membahas itu lagi, dan kayaknya endruw justru kesal.


"Kok bahas itu melulu sih?" protesnya.


"Ya udah kalau gak mau nyodok, tapi cuddle mau kan? Kita bf an lho, masa gak pernah have fun sih?"


Lagi-lagi endruw gak ngejawab, sampe aku ketiduran.


-00-


Kenapa sih dia? Apa emang bener-bener gak mau having fun?


Apa dia cuma cukup bf an dengan jalan bareng, chatan dan gitu doang? Kalau gitu terus ngapain bf an segala? Kan cukup jadi temen?


Kadang aku mau protes, bahkan kepikir buat putusin dia, tapi pasti lucu banget kalau putusin dia cuma gara-gara hal ini kan?


Lagian tak pikir-pikir dia itu setia, gak ada gelagat buat selingkuh, dia juga punya sisi perhatiannya sendiri.


-00-


"Kamu kenapa sih?" tanyaku saat kami ketemu.


"Bisa gak sih gak usah bahas itu," jawabnya.


"Emangnya kenapa? Apa salahnya bahas itu sama bf sendiri?"


"Aku gak terlalu tertarik bahas itu."


"Tapi kalau aku pengen gimana?"


Dia menatap wajahku agak lama, tapi tak ada jawaban.


"Oke deh, kalau emang gak mau ngewek, kita coli bareng aja, aman kan?"


Dia cuma menggeleng geleng kepala.


"Colbar aman kok, gak nularin HIV."


"Apaan sih kamu."


-00-


Setelah dibujuk, akhirnya dia mengalah. Kami masuk kamar berdua, ini untuk pertama kalinya aku bakal lihat penis bfku.


"Ya udah sini, aku coliin."


"Hah, ya barengan lah."


Aku pun maksa, jujur ya aku emang ngosek banget, pengen dienakin sama pacar sendiri.


Dan pas aku plorotin sempaknya, hmm… kecil banget.


"Udah tegang belum sih?"


Saking kecilnya, kontol itu udah tenggelam dalam satu genggaman. 


"Terus gimana ngocoknya kalau kecil gini?"


"Udah ah."


Dia terlihat marah, naikin sempak dan celana jeansnya lagi.


Hmm… apa dia gak mau nyodok karena penisnya kecil gitu? Aku yakin dia udah tegang soalnya keras, meski lumer.


Kalaupun nyodok, apa kerasa ya?


By andy



https://www.mytop.my.id/2022/05/top-yang-gak-pernah-mau-nyodok-kisah.html
loading...

Post a Comment

0 Comments